19.13
0


"Sapa Tak Bermakna "

oleh: Arina

Sapaku hari sirna
Saat kamu membatukan wajah dan tubuhmu bersamanya
Meski kecup sudah aku siramkan di bidang pipimu
Tetap saja tak kau hiraukan
Kamu lebih memilihnya bahkan selalu saja bersamanya
Aku ingin senyummu
Aku juga ingin kau curahkan setiap jeda waktumu di telingaku
Dan Ingin sekali aku rebah di antara tubuh dan lengan hangatmu
Tapi mata ini lebih memilih untuk memejam
Hanya karena ingin membuatmu selalu nyaman
Meski itu bukan denganku
Apa sudah cukup tua waktu kita bagimu?
Atau, Apa sudah saatnya kita berjeda?
Aku tidak ingin ada sekat di antara kita
Aku juga tidak ingin ada diam di antara kita
            Aku akui, aku tak sehebat dirimu
            Aku bisa apa jika tak ada kamu
            Haruskah aku berjalan sendiri tanpamu
Melihatmu begitu, aku semakin merasa aku tidak bisa membuatmu nyaman
Aku tidak bisa selalu membuatmu gembira
Seperti mereka yang selalu dibahagiaakan kekasihnya
Ah sudahlah, tidak penting juga memikirkan ini
atau apa aku harus berpura-berpura untuk tidak memikirkannya



Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar