"Sapa Tak Bermakna "
oleh: Arina
Sapaku hari
sirna
Saat kamu
membatukan wajah dan tubuhmu bersamanya
Meski kecup
sudah aku siramkan di bidang pipimu
Tetap saja tak
kau hiraukan
Kamu lebih
memilihnya bahkan selalu saja bersamanya
Aku
ingin senyummu
Aku
juga ingin kau curahkan setiap jeda waktumu di telingaku
Dan
Ingin sekali aku rebah di antara tubuh dan lengan hangatmu
Tapi
mata ini lebih memilih untuk memejam
Hanya
karena ingin membuatmu selalu nyaman
Meski
itu bukan denganku
Apa sudah cukup
tua waktu kita bagimu?
Atau, Apa sudah
saatnya kita berjeda?
Aku tidak ingin
ada sekat di antara kita
Aku juga tidak
ingin ada diam di antara kita
Aku akui, aku tak sehebat dirimu
Aku bisa apa jika tak ada kamu
Haruskah aku berjalan sendiri
tanpamu
Melihatmu
begitu, aku semakin merasa aku tidak bisa membuatmu nyaman
Aku tidak bisa
selalu membuatmu gembira
Seperti mereka
yang selalu dibahagiaakan kekasihnya
Ah sudahlah,
tidak penting juga memikirkan ini
atau apa aku harus
berpura-berpura untuk tidak memikirkannya
0 komentar:
Posting Komentar